Biometrics KTP-el memakai iris, bukan retina

Dalam beberapa kesempatan, saya sering mendengar paparan yang salah bahwa biometrics KTP elektronik kita memakai sidik jari, wajah dan retina. Statement ini salah, karena yang benar adalah iris (selaput pelangi) bukan retina.

Retina adalah bagian belakang dari mata yang  paling peka terhadap cahaya.  Sedangkan iris berbentuk gelang (donat) yang melingkari pupil, terletak di antara pupil (bagian yang hitam dan di tengah mata) dan sclera (bagian mata berwarna putih). Iris berfungsi ebagai diafragma. Keduanya terletak pada posisi yang berbeda, sebagaimana gambar berikut:

Screen Shot 2016-08-20 at 1.16.33 PM
Gambar 1  Diagram skematik mata manusia

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Schematic_diagram_of_the_human_eye_en.svg (akses terakhir 20 Agustus 2016)

Retina memang dapat juga dipakai untuk biometrics, yaitu dengan memindai pola pembuluh darah pada retina memakai iluminasi cahaya infra merah. Teknologi pemindaian retina sangat sulit, mata orang yang dipindai harus dekat dengan sensor, dan tidak boleh bergerak dalam beberapa saat. Biasanya diperlukan 3-5 citra yang dipindai untuk memperoleh hasil yang bagus. Waktu pemindaian yang lama ini merupakan kelemahannya dibandingkan dengan pemindaian iris atau sidik jari. [1]

Screen Shot 2014-11-17 at 8.23.38 PM
Gambar 2   Iris Mata

Gambar 2 menampilkan nama-nama bagian mata di sekeliling iris. Iris berada di posisi yang terlihat dari luar, sedangkan retina berada di dalam mata, tak terlihat dari luar. Teknologi biometrics iris dapat dibaca dari paper-paper pioneer-nya : John Daugman, misalnya di http://www.cl.cam.ac.uk/~jgd1000/  (akses terakhir 17 Nov 2014)

Referensi :

[1] Edmund Spinella, Biometric Scanning Technologies: Finger, Facial and Retinal Scanning, SANS Institute 2003

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di catatan kerja. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s