Fingerprint reconstruction : dari minutiae ke citra sidik jari

Seringkali orang salah mengira, bahwa yang disimpan di chip adalah foto sidik jari. Mungkin karena sering melihat SIM yang memuat foto sidik jari kita. Pemahaman ini tidak benar. Yang disimpan di dalam chip sebenarnya adalah deretan angka yang memuat koordinat (x,y), sudut dan jenis minutiae yang ditemukan pada sidik jarinya. Jadi “foto” sidik jari tersebut tidak ikut disimpan di dalam chip, melainkan disimpan di database kependudukan. Minutiae adalah titik percabangan atau perhentian garis-garis pada sidik jari kita. Dalam satu sidik jari, banyaknya minutiae beragam. Kadang 60, 80 atau bisa lebih sedikit atau lebih banyak. Dengan demikian, jika minutiae-nya sebanyak 60, maka data yang disimpan terdiri dari 60 baris angka, yang masing-masing baris berisi 4 angka: x, y, sudut orientasi dan jenis minutiae. Tata cara penulisan data minutiae pada chip e-KTP ini mengacu pada ISO/IEC 19794-2, sehingga dapat dibaca oleh berbagai vendor. Dalam diskusi teknis, data minutiae yang tersimpan dengan memakai format ISO seperti ini lazim disebut “ISO template” [1].

Walaupun yang tersimpan hanya informasi titik minutiae, tetapi penelitian yang dilakukan oleh group Anil Jain mampu membuat reverse process-nya : menghasilkan gambar sidik jari dari informasi titik-titik minutiae-nya [2]. Teknik ini disebut Fingerprint Reconstruction. Dengan demikian, misalnya data sidik jari (minutiae) pada chip e-KTP bisa diperoleh, tidak sulit untuk membuat gambar rekonstruksi sidik jarinya. Sekali dapat direkonstruksi, dengan printer 3D atau teknik konvensional memakai lem kayu, bisa dibuat sidik jari palsu yang bisa dipakai untuk berbagai tujuan. Karena itu data minutiae dalam chip e-KTP itu diamankan dengan berbagai teknik sekuriti.

Referensi

1. ISO/IEC 19794-2 Information technology — Biometric data interchange formats — Part 2: Finger minutiae data
2. K. Cao and A. K. Jain, “Learning Fingerprint Reconstruction: From Minutiae to Image”, IEEE Transactions on Information Forensics and Security, 2014 ( http://www.cse.msu.edu/rgroups/biometrics/Publications/Fingerprint/CaoJain_LearningFingerprintReconstruction_TIFS2014.pdf )

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di catatan kerja. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s