Komunikasi dengan mereka yang telah tiada

Pagi ini membaca tulisan menarik Martin Hepp, di IEEE Intelligent Magazine Nov-Desember 2014,  “Internet Communication Beyond the Barrier of Death : Messaging with the Lost Ones” (http://www.heppnetz.de/files/IEEE-Messaging-with-the-Lost-Ones.pdf). Dalam tulisannya, Martin mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi memungkinkan komputer mensimulasikan interaksi antara dua orang, walaupun salah seorang telah tiada.  Hal ini dapat dilakukan dengan membuat intelligent system yang memonitor aktifitas harian kita : calendar entries, geoposition data yang diperoleh dari smartphone, foto, buku yang dibaca, website yang dikunjungi dsb . Trigger-nya bisa berasal dari keterkaitan geospasial (dimana kita berada), temporal (tanggal berapa ?) maupun media (apa yang kita foto, apa yang kita rekam).

  • keterkaitan geospasial : misalnya saat kita berada di monas, message yang digenerate “Sedang di monas ya Nak ? Ingat nggak ? Dulu waktu kamu masih kecil, bapak pernah mengajakmu naik ke monas ini “
  • keterkaitan temporal : memanfaatkan informasi waktu untuk meng-generate pesan khusus untuk tanggal tertentu. Misalnya “hari ini tepat 45 tahun yang lalu, bapak pertama kali menggendongmu, di hari engkau lahir, Nak”
  • keterkaitan konten media, memanfaatkan media seperti foto untuk menggenerate pesan berdasarkan pemahaman terhadap foto tersebut. Misalnya saat sedang piknik ke Tawang Mangu, foto akan dianalisis, dan pesan yang digenerate “Ingat nggak Nak ? Dulu kita sekeluarga pernah bermalam di sini, dan jalan-jalan ke grojogan sewu ?”

Sumber data berasal dari : konten email dan meta data, konten image & video, IRC dan berbagai platform chatting, kalender, perilaku pencarian di web, buku yang dibeli/dibaca, musik yang didengarkan, pembelian, data VoIP.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di coffee morning, research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s