Catatan untuk mahasiswa/i bimbinganku

  1. Apapun hasilnya, jangan menunda mengirim laporan. Jangan menunggu sempurna dulu, baru melapor. Apa pun hasilnya laporkan dulu, mumpung masih “hangat”. Agar saya bisa secepatnya tahu masalahnya dan bantu memikirkan. Nanti diperbaiki scr iteratif pun tidak masalah. Yang saya khawatirkan, kalau menunda-nunda laporan hasil, akan kehilangan semangat melanjutkan riset. Buntu dalam mencari jalan keluar itu wajar, dan semua mengalaminya. Tapi kehilangan semangat melanjutkan penelitian, itu yang berbahaya.
  2. “Memang berat kalau masuk ke riset yg sudah banyak pemainnya, karena akademisi saat mengkomunikasikann hasil rusetnyabakan ditanya : apa novelty riset anda ? Karena itu biasanya akademisi banyak yg enggan masuk ke topik yg sudah banyak dikerjakan orang. Mereka cenderung mencari tanah yang masih perawan, belum terjamah oleh orang lain. Mereka cenderung mencari topik yang belum banyak dikerjakan orang lain. Tapi khusus biometrics ini, mau tidak mau harus ada orang kita yg mengerjakannya. Tujuannya untuk kemandirian teknologi. Kalau tidak demikian, sampai ratusam tahun ke depan sekalipun data biometrics bangsa kita akan mengandalkan teknologi luar untuk menjaganya.” (catatan diskusi siang ini di stasiun Bandung dg Gede Indrawan)
  3. Karena bukan dosen karir, saya sering bertemu dengan murid-murid saya di luar kampus. Adakalanya bimbingan thesis di warteg, cafe shop, adakalnya diskusi sambil berdiri antri makan siang, adakalanya ketemu di stasiun Bandung dan menandatangani surat rekomendasi, atau pinjam lab. teman di ITB untuk latihan presentasi, atau mengajak berangkat bareng saya ke bandara agar punya waktu luang di taxi untuk diskusi kemajuan thesis. Siang ini saya berangkat ke stasiun Bandung. Sudah saya informasikan ke murid saya di ITB, sekiranya mau bimbingan ke stasiun saja. Saya masih ada waktu sampai malam, dan bisa diskusi di stasiun.
    Yang penting syarat rukun terpenuhi : ada guru, ada murid, dan ada proses pembelajaran yang benar. Kalau tempat sih, di mana saja. Selama ketiga rukun syarat terpenuhi, Insya Allah bisa meraih kemajuan, baik si murid maupun dosennya.
Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di kuliah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s