Ekstraksi karakteristik individu untuk pengenalan identitas memakai biometrics

Di stasiun Bandung, sambil menunggu kereta Turangga yang berangkat dari Bandung ke Solo pk.19.00 saya menyelesaikan abstrak keynote speech untuk dikirim ke mbak Ely (UNESA).

Ekstraksi karakteristik individu untuk pengenalan identitas memakai biometrics
(Individual characteristic extraction for biometrics based personal identification)

Ekstraksi fitur atau karakteristik adalah salah satu fase terpenting dalam pengembangan sistem pengenalan pola, yang bertujuan untuk menemukan representasi suatu object yang dapat dipakai untuk membedakan object tersebut terhadap object yang lain. Dalam biometrics, fase ekstraksi fitur bertujuan untuk menemukan ciri fisiologis maupun perilaku individu yang mampu membedakan identitas seseorang dengan yang lain. Pada sidik jari misalnya, ekstraksi fitur dapat berupa informasi global sidik jari seperti orientasi, frekuensi ridge, titik singular, maupun informasi lokal seperti koordinat spasial titik minutiae. Titik minutiae adalah titik dimana garis ridge sidik jari berhenti atau bercabang. Pada iris mata, ciri khas individual dapat ditemukan dengan melakukan transformasi 2D-Gabor terhadap citra iris yang selanjutnya dilakukan phase demodulation untuk menghasilkan representasi individu. Adapun pada biometrics wajah, ciri khas individual dapat dibentuk dengan memakai Principal Component Analysis, Linear Discrimant Analysis, maupun berbagai teknik ekstraksi yang lain. Biometrics yang dipakai dalam program KTP elektronik memanfaatkan ketiga modality diatas secara terintegrasi. Selain membuat representasi karakteristik individu yang lebih kuat, fusi biometrics juga dapat memecahkan masalah yang diakibatkan tidak lengkapnya data biometrics seseorang. Misalnya bagi sebagian individu yang tidak dapat diekstrak ciri sidik jarinya, dapat dikenali dengan memanfaatkan karakteristik irisnya. Dalam paparan ini akan dibahas berbagai teknik ekstraksi fitur dalam biometrics, dan bagaimana perannya dalam proses deduplikasi identitas penduduk Indonesia pada program KTP elektronik. (Paparan untuk disampaikan sebagai keynote speech pada  http://fmipa.unesa.ac.id/semnastika/   )

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di research, talk & seminars. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s