Feature Selection

Feature Subset Selection (FSS) didefinisikan sebagai proses memilih subset yang terbaik dari atribut yang tersedia. FSS dibahas dari 2 aspek: strategi memilih atribut & cara mengukur kualitas subset yang dipilih. Cara memilih atribut dibagi ke pendekatan stochastic vs deterministik. Taksonomi yg bagus dapat dibaca di referensi [1]. Pendekatan memakai Genetic Algorithm adalah contoh dari stochastical approach, sedangkan deterministik misalnya: Sequential Forward Selection, Sequential Backward Selection, Sequential Floating Forward (atau Backward) Selection. Floating selection algorithm dikenalkan oleh Pudil untuk mengatasi kelemahan Sequentia Forward & Backward Selection. Menurut eksperimen pada paper [1], algoritma ini paling bagus. Hanya saja, perlu waktu yg agak lama karena sifat floating-nya. Sedangkan cara mengukur kualitas subset yg dipilih bisa dengan akurasi classifier (disebut dg wrapper approach) maupun teknik filter, mengukur kualitas dari atributnya secara langsung tanpa memakai classifier.
Cara wrapper biasanya lebih bagus hasinya, tetapi classifier dependent dan memerlukan waktu yang lama: tiap kombinasi yg diperoleh harus dipakai untuk pelatihan dan testing akurasi. Cara filter lebih cepat, karena hanya melakukan estimasi saja tanpa proses training, dan juga classifier independent. Hanya saja filter approach biasanya kurang bagus dibandingkan dg wrapper.

  1. Literatur terkait hal ini :
    Feature selection: Evaluation, application, and small sample performance, Anil Jain , Douglas Zongker, IEEE Trans. PAMI, Vol. 19, pp.153-158, 1997
  2. Feature Extraction, Foundations and Applications. Isabelle Guyon, Steve Gunn, Masoud Nikravesh, and Lofti Zadeh, Editors. Series Studies in Fuzziness and Soft Computing, Physica-Verlag, Springer, 2006.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s