Vaksinasi di sekolah

Di sekolah Tika dalam waktu dekat akan diadakan vaksinasi. Kami seharian mencari catatan dokumentasi vaksinasi yang telah diterima sejak lahir. Setelah diubek-ubek berjam-jam, akhirnya ketemulah buku “boshi techou” (母子手帳), catatan ibu dan anak, sejak Ine hamil, melahirkan Tika,  sampai setelah kembali ke Indonesia. Rangkuman vaksinasi yang telah diterima Tika dapat dilihat pada Tabel 1. Sedangkan halaman boshitechou yang berkaitan, ditampilkan pada Gambar 1 dan Gambar 2.

Tabel 1    List vaksinasi yang telah diterima Tika sampai 12 Agustus 2017

Screen Shot 2017-08-13 at 10.19.01 AM

 

p4647

Gambar 1  Boshitechou halaman 46 dan 47

p48

Gambar 2  Boushitechou halaman 48

Untuk vaksinasi MMR, semua sudah diterima oleh Tika, sebagaimana catatan di atas. Informasi ini akan disampaikan Ine ke dokter di sekolah, bahwa Tika sudah pernah mendapatkan vaksinasi MMR waktu di Jepang.

Adapun,  vaksinasi yang diterima Alya dapat dilihat pada Tabel 2 dan Gambar 3 berikut.

Tabel 2  List vaksinasi yang telah diterima Alya sampai 12 Agustus 2017

Screen Shot 2017-08-13 at 6.52.31 AM

FullSizeRender

Gambar 3  Imunisasi/vaksinasi yang diterima Alya

Alya lahir di Indonesia, sehingga vaksinasi yang diberikan agak berbeda dengan Tika yang lahir di Jepang. Beberapa jenis vaksinasi yang hanya diberikan di Indonesia, tapi tidak di Jepang adalah : Anti Hepatitis B, dan HIB (Haemophilus influenzae tipe b). Ketika sampai di Indonesia, akhirnya Tika diberikan vaksinasi Anti Hepatitis B. Sedangkan imunisasi yang diterima Tika di Jepang, tetapi tidak/belum diterima Alya di Indonesia adalah Varicella dan MMR.

Screen Shot 2017-08-13 at 8.54.23 AMWaktu Tika masih TK (akhir Oktober 2010) terkena Varicella (cacar air) tetapi tidak terlalu parah karena sudah pernah divaksinasi. Tgl. 30 Oktober 2010, saya kemudian mendapat vaksinasi cacar air agar tidak tertular Tika. Setelah Tika sembuh, giliran Alya terkena varicella pada awal November 2010. Kemungkinan karena tertular Tika. Tetapi karena belum pernah mendapatkan vaksinasi, Alya lebih parah daripada Tika. Alya saat itu merasa badannya panas dan menangis. Foto di kiri diambil tgl. 10 November 2010, ketika Alya sedang terkena cacar air.

Related articles:

  1. https://asnugroho.wordpress.com/2007/02/04/imunisasi-tika/
  2. https://asnugroho.wordpress.com/2008/07/22/tika-iminusasi-di-lutut/
  3. https://asnugroho.wordpress.com/2008/01/15/imunisasi-japanese-encephalistis-nihon-nou-en/
Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga, kesehatan, living in Japan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s