stay hungry, stay foolish, stay focused

Catatan ini saya tulis di facebook dua tahun yang lalu, tepatnya 14 Agustus 2015, setelah sidang skripsi mahasiswa bimbingan saya di SGU. Salah satu pengujinya adalah professor dari Jerman.

Professor penguji dari Jerman bertanya ke saya, kenapa sepertinya bimbingan saya koq temanya seperti diarahkan, bukan mencari sendiri ? Saya jawab, bhw murid-murid saya memang tema tugas akhirnya saya yg menentukan, dan tema tugas akhir mereka merupakan bagian dari roadmap riset kami di lab. (BPPT). That is how I was educated in Japan. Penelitian ibarat benih yang harus ditanam, disiram, bertahun-tahun agar nantinya masak dan berbuah. Tema yang kami kerjakan, dimulai dari tema kecil yang sifatnya studi awal, teoretik pada skala kecil, lambat laun, ditingkatkan kematangannya, agar kelak bisa sampai level terpakai (tidak harus komersial, yang penting bermanfaat), karena risetnya lebih ke arah applied research. Kalau tiap tahun, anak-anak saya bebaskan mencari tema, maka riset kami tidak akan pernah matang, tidak akan pernah fokus. Adakalanya murid saya, diberikan kebebasan mencari, tapi tetap dalam bidang yang sedang atau akan saya tekuni.

Riset yg saya kerjakan perlu waktu yang lama untuk sampai level “siap terpakai”. Misalnya teknologi iris recognition. Pertama kali John Daugman meneliti tema tsb. di pertengahan tahun 80an dan menuliskan papernya di IEEE journal. Riset tsb. dipatenkan tahun 93, dan dipakai di Indonesia (172 juta penduduk) dan India (600 juta yg ditargetkan), 25 tahun kemudian. Dampak dan pengaruhnya luar biasa besar, karena dibangun dengan kesabaran, ketekunan dan konsisten pada bidangnya. Hal ini yang ingin saya lakukan. Tiap tahun ilmu harus bertambah, karya makin matang. Bukan sekedar bisa memakai Open Source yang dapat diperoleh dengan bebas di internet, atau memakai tool. Kalau levelnya hanya bisa “memakai”, akan sulit untuk meningkatkan akurasi sistem pattern recognition yang dibangun. Contohnya : SourceAFIS (OSS untuk AFIS). Tingkat error nya sesuai http://www.sourceafis.org/blog/ adalah 10.9% FRR pada saat FAR nya 0.01%. Ini masih jauh dari yang diperlukan -misalnya- untuk program KTP-el : yaitu FRR maksimum 3% saat FAR nya 0.01%. Untuk bisa memperbaiki akurasi itu, tidak cukup kalau hanya berpuas diri bisa memakai OSS, melainkan harus bisa memperkecil selisih sekitar 8% tersebut. Untuk bisa memperkecil selisih, kita harus mampu menemukan kelemahan yang ada, mampu mendesain solusi yang lebih baik. Untuk itu harus punya knowledge dan bakat yang kuat di bidang image processing dan strong math background.

Kendala kalau dikerjakan di LPNK seperti BPPT adalah pasokan SDM yang tidak “sederas” di perguruan tinggi. Proses regenerasi tidak mudah dilakukan. Bahkan beberapa tahun, pernah tidak ada pasokan PNS sama sekali, sehingga ada gap usia yang cukup besar antara saya dengan angkatan berikutnya. Solusinya, tema riset di lab. kami kolaborasikan dengan sahabat-sahabat saya, dosen di perguruan tinggi, sehingga baik kantor maupun perguruan tinggi sama-sama diuntungkan, saling mengisi dan melengkapi. Dengan begitu benih itu tidak akan mati muda, tapi bisa berkembang terus.

Perjalanan masih panjang, tapi kata Lao Tzu, perjalanan seribu mil dimulai dari sebuah langkah. “It does not matter how slowly you go so long as you do not stop.” (Confucius) Stay hungry, stay foolish, stay focused. Gambarimashou.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di kuliah, research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s