Pemahaman karakteristik aplikasi menentukan formulasi masalah yang tepat

Untuk penelitian yang sifatnya applied, perlu mendefinisikan karakteristik aplikasinya. Misalnya kalau di biometrik ada beberapa parameter yang menentukan karakteristik aplikasi. Yaitu cooperative vs non-cooperative, overt vs covert deployment, dan berbagai parameter lain. Karena karakteristik ini akan menentukan tantangan yang diperoleh, research problem, metode yang dipilih dan cara pengukuran kinerjanya.

Dalam pengenalan wajah, misalnya. Aplikasi yang sifatnya overt deployment (object sadar kalau datanya diambil), biasanya bersifat kooperatif. Contohnya, perekaman data KTP-el, user akan diminta bekerjasama, sehingga hasilnya akan relatif baik dan mengacu standar tertentu. Wajah tegak lurus, iluminasi bagus, wajah terlihat semua area, tidak memakai kacamata dsb. Akan tetapi untuk aplikasi yang sifatnya covert deployment (object tidak sadar kalau dilakukan akuisisi) seperti surveillance, sulit diharapkan data wajah dalam kondisi ideal. Biasanya non-cooperative. Intra-class variance akan banyak timbul misalnya karena pose yang mungkin tidak lurus ke depan, iluminasi tidak merata, oklusi. Tantangan pada penelitian ini sangat berbeda dengan yang pertama, walaupun sama-sama bertujuan membangun face recognition system. Karena tantangannya berbeda, formulasi masalahnya akan berbeda, metode yang dipakai sebagai solusi mungkin saja berbeda, karena menyesuaikan dengan masalah yang akan diselesaikan.

Pengenalan sidik jari, biasanya overt karena user menyadari bahwa sidik jarinya akan dikenali oleh sistem. Tetapi pengenalan sidik jari bisa juga bersifat covert, yaitu saat diaplikasikan untuk keperluan forensik, seperti identifikasi pelaku kriminal dari sidik jari laten, yang tertinggal di TKP. Tantangan kedua aplikasi tersebut berbeda. Yang pertama biasanya sidik jarinya berkualitas bagus, bisa memanfaatkan informasi minutiae. Tetapi untuk sidik jari laten, biasanya kualitas citranya tidak bagus. Perlu teknik yang berbeda dan lebih kompleks untuk mengenali pattern yang berkualitas rendah.

Penelitian yang sifatnya aplikatif, jika tidak memperhatikan karakteristik aplikasi, dikhawatirkan tidak akan pernah terpakai karena research problem yang dipilih tidak sesuai dengan masalah yang muncul di lapangan.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s