Capaian WBS Biometrik tahun 2015-2019

Sore ini saya membuat capaian 2015-2019 untuk dilaporkan kepada Direktur Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, sebagai bahan pembuatan Renstra 2020-2024. Rangkuman saya tulis sebagai berikut

Kegiatan litbangyasa biometrik pada periode 2015-2019 bertujuan untuk membangun kemampuan dan kemandirian dalam bidang teknologi biometrik. Target dan capaian tiap tahun adalah sebagai berikut:

  • membangun prototipe biometrik pengenalan selaput pelangi (2015)
  • membangun fusi antara pengenalan selaput pelangi dan pengenalan sidik jari yang telah dikembangkan sebelumnya (2016)
  • melakukan peningkatan performa dengan basis data 1000 individu (2017)
  • implementasi AFIS-BPPT pada perangkat biometrik bekerja sama dengan PT.INTI dengan pendanaan Program Pengembangan Teknologi Industri atau PPTI (2018)
  • pengembangan remote biometrics authentication system (2019)

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, dilakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Antara lain kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri, Puslitbang Mabes Polri dalam hal scientific crime investigation, Kementrian RistekDikti untuk pembinaan Pusat Unggulan Iptek Biometrik dan pendanaan PPTI. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi juga memberikan layanan teknis pengujian komponen biometrik perangkat pembaca KTP elektronik. Perangkat Lunak yang dipakai untuk pengujian ini juga telah mendapat Hak Cipta, yaitu terdaftar sebagai : BPPT Biometrics Performance Testing : Perangkat Lunak Pengujian terhadap Kinerja Sistem Biometrik berdasarkan Permendagri No.34 Tahun 2014 (Hak Cipta No.EC00202009269, 9 Maret 2020). Pada tahun 2019 Pusat Unggulan Iptek (PUI) di bidang Biometrik, ditetapkan oleh Kementrian Riset dan Teknologi. Pembinaan PUI dilakukan oleh Kementrian Riset dan Teknologi untuk mampu menghasilkan inovasi teknologi berbasis demand driven dalam rangka mendukung peningkatan daya saing pengguna teknologi, seperti industri, pemerintah, dan masyarakat. Tiga faktor yang dinilai dan dipantau oleh kemenristekdikti, yaitu capaian Sourcing Absorptive Capacity, Research & Development Capacity serta Disseminating Capacity. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi juga ikut aktif dalam pembuatan standar produk biometrik, yaitu menugaskan staf untuk terlibat sebagai anggota komite teknis 35-01 dan konseptor standar berikut :

  • SNI ISO/IEC 2382-37:2017 Teknologi Informasi – Kosakata – Bagian 37:Biometrik, ditetapkan lewat Keputusan Kepala BSN No. 171/KEP/BSN/4/2019, 26 April 2019
  • SNI ISO/IEC 19794-2 Teknologi Informasi – Format Pertukaran Data Biometrik Bagian 2: Data Minutiae Jari, ditetapkan lewat Keputusan Kepala BSN No. 56/Kep/BSN/3/2020, 19 Maret 2020
  • SNI ISO/IEC 19794-4 Teknologi Informasi – Format Pertukaran Data Biometrik Bagian 4: Data Citra Jari, ditetapkan lewat Keputusan Kepala BSN No. 57/Kep/BSN/3/2020, 19 Maret 2020.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di catatan kerja. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s