Walau dunia tak seindah surga

Ini catatan waktu saya studi lapangan Malaria ke Sumba Barat Daya 7 tahun yang lalu. Catatan lengkapnya dapat dibaca di sini.

Hari ini saya ikut teman-teman Eijkman untuk melakukan survey ke desa Karang Indah, di Kabupaten Sumba Barat Daya. Survey penduduk merupakan langkah awal dari kegiatan MBS (Mass Blood Survey). Dari kantor Sumba Spirit Eijkman, kami naik mobil ke tempat tujuan. Rekan-rekan Eijkman yang terjun ke lapangan naik sepeda motor karena lebih sesuai dengan medannya. Ternyata lokasi tersebut letaknya cukup jauh. Sekitar 45km, ditempuh dalam 2 jam. Medannya cukup sulit, karena naik turun tanjakan yang kadang sangat curam. Kalau aspalnya bagus sih nggak masalah. Tapi tadi di tanjakan tersebut jalannya berbatu-batu, dan kalau tidak hati-hati bisa terguling dan terperosok ke kiri/kanan yang cukup dalam. Sekitar separuh perjalanan terakhir signal HP sudah tidak ada. Setelah sampai di desa, pertama-tama silaturahmi dengan pak Kepala Desa. Beliau kemudian mengerahkan Kadus dan Kaur untuk membantu rekan-rekan Eijkman melakukan survey, mendata tiap kepala keluarga dan posisi rumah dimana keluarga tersebut berada. Posisi ditandai dengan GPS. Dengan demikian, akan diperoleh peta tempat tinggal penduduk, bukan hanya data penduduk saja. Total ada sekitar 226 KK, dan jumlah penduduk lebih dari 1000. Ada dua gereja di daerah tsb. masing-masing gereja Katolik dan Protestan.

1275725_10151826006894477_835277674_o

Penduduk tinggal di rumah adat yang atapnya terbuat dari alang. Di sana-sini anak-anak balita bermain-main. Mereka tidak berbaju, dan kadang bertelanjang saja. Kulit mereka kotor, mungkin karena sulitnya air. Pak Kades menjelaskan kalau sebenarnya daerah itu airnya cukup bagus (air merupakan masalah utama di Sumba). Rencana pak Kades akan dibuat penampungan air untuk seluruh penduduk. Desa Karang Indah merupakan desa baru yang hasil pemekaran, dan baru resmi berdiri sejak tahun yang lalu. Sayang, beberapa saat yang lalu, rumah penduduk di hampir 3 desa dibakar oleh oknum tak bertanggung jawab. Di sana-sini anjing dan babi berkeliaran. Listrik belum masuk ke desa ini, sehingga saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka mereka melewatkan malam hari. Bagaimana penerangannya, dan dalam kondisi demikian tentunya anak-anak tidak sempat belajar atau membaca buku di malam hari. Satu hal yang ditanyakan saat rekan-rekan melakukan survey adalah apakah mereka tidur memakai kelambu atau tidak ? Sambil tertawa, mereka menjawab, tentu saja tidak. Apalagi setelah rumah mereka habis dibakar. Wajar kalau di daerah tsb. masih rawan Malaria. Saya sempat tanya ke pak Kades, apakah sudah didata untuk e-KTP ? Kata beliau, sudah didaftar tapi belum direkam (belum enrollment). Wajar saja, karena untuk sampai ke tempat tersebut perlu perjuangan. Pak Kades menitipkan pesan untuk disampaikan ke pemerintah, untuk mendirikan semacam puskesmas agar rakyatnya kalau berobat tidak perlu jauh-jauh menempuh perjalanan berkilometer. Saat perjalanan pulang, saya melihat anak-anak yang berseragam SMP biru putih, mereka berjalan kaki pulang ke rumah. Entah berapa kilometer mereka harus menempuh perjalanan ke sekolah. Wajah mereka ceria, dan kelihatannya bahagia saat menyapa kami … “Haloo…..” Subhanallah hati saya jadi terharu “Menarilah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga” (T_T)

7

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s