Tapi, cinta itu tak pernah pudar

Ini cerita sahabat lama saya, Prof.Pitoyo Hartono, empat tahun yang lalu ketika beliau mengisi kuliah di UNS. Ceritanya, tentang seorang sensei yg bisa jadi tauladan. Yaitu Kunihiko Fukushima. Beliau terkenal sbg peneliti di bidang neurocomputing, dengan modelnya yang disebut neocognitron, terinspirasi oleh model Hubel dan Wiesel. Model beliau juga menjadi inspirasi convolutional neural network. Di tiap buku teks neural network, hampir selalu menampilkan model yang beliau kembangkan di era musim dingin neural network (70 dan 80an awal) setelah perceptron mendapat pukulan telak oleh kritik Minsky & Papert (1970). Di era itu, peneliti yang aktif di bidang neurocomputing tinggal sedikit. Selain beliau, ada juga Hopfield. Sebelum akhirnya booming kedua dg backprop-nya Rumelhart.

Beliau sudah lama pensiun dari Osaka University, tapi masih tetap aktif menulis paper. Sensei saya dulu cerita kalau pernah iseng tanya ke beliau, itu programnya siapa yang bikin sensei ? Jawabnya mencengangkan : saya sendiri yang membuatnya. Padahal usia beliau sudah uzur. Ini jadi contoh, tidak ada alasan bagi seorang yang sudah lanjut usia untuk tetap belajar programming dan melakuan riset.

Cerita mas Pitoyo, beberapa waktu lalu sensei tsb. mengikuti konferensi internasional, di poster session. Karena sudah tidak mengajar lagi, ya beliau tidak mencantumkan afiliasi sama sekali di papernya. Sulit membayangkan, seorang tokoh terkenal di bidang neurocomputing, di usia yang saya kira lebih dari 80 tahun, masih mau (dan menikmati) presentasi di poster session. Padahal untuk presentasi di sesi tersebut butuh stamina yang cukup. Berdiri berjam-jam melayani pengunjung dan berdiskusi dengan mereka.Panitia/Komite yang tahu kalau ternyata di antara peserta itu ada “mahaguru” yang sudah sepuh di sesi poster, cepat-cepat menemui dan beramah tamah. Maklum, sensei tsb. sudah malang melintang di dunia neural network, di saat mereka mungkin belum lahir.Cerita itu jadi teladan dan pelajaran luar biasa bagi saya. Seorang peneliti akan selalu mencintai ilmu, selalu mencintai proses belajar, sharing di bidangnya, walau mungkin sudah uzur, walau sudah tidak menjabat lagi di dunia akademik. Tapi cinta itu tak akan pernah pudar.

Pagi ini saya posting artikel 4 tahun lalu di facebook, dan dapat komentar mas Pitoyo:
Nice article Mas. Fukushima sensei sampai hari ini masih aktif melakukan penelitiannya, dari rumah. Beliau masih bekerja utk mengembangkan Neocognitronnya. Ada teori2 baru dari beliau. Fukushima sensei juga seorang yg sangat rendah hati. Meskipun “motor” deep learning, Convolutional Neural Nets, hanya semacam modifikasi dari Neocognitron, beliau sama sekali tidak pernah menyerang CNN. Sewaktu beliau melakukan poster presentation, banyak peneliti2 muda yg tahu neocognitron tapi tidak mengenali beliau. Siapa yg mengira seorang Kunihiko Fukushima di usia lanjutnya mau melakukan poster presentation sambil tidak berhenti tersenyum di tengah anak2 muda. Saya, dan beberapa peneliti Jepang seusia tertawa melihat Yann Lecun tergopoh2 menghampiri beliau 😃.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s