Biometrik : Wajah atau sidik jari atau iris ?

Dalam suatu diskusi, seorang rekan berkomentar bhw di antara berbagai modality biometrik, selain sidik jari, fokus berikutnya adalah wajah. Iris sebaiknya dihindari saja, karena hanya dipakai untuk keperluan spesifik. Beliau mencontohkan cara pemindaian iris yang jauh lebih sulit dibandingkan dengan sidik jari ataupun wajah. Saya jawab bahwa itu tergantung dari aplikasinya, tergantung tujuan pemilihan biometrik. Tiap modality punya kelebihan dan kekurangan, jadi tidak ada satu jenis yang akan berjalan baik untuk semua kondisi.

Dari argumen yg disampaikan, mungkin pemahaman beliau, wajah bisa dipakai untuk aplikasi yang sifatnya non-cooperative, covert, unattended dsb. Itu kelebihan biometrik wajah. Tetapi beliau lupa, bahwa akurasi wajah itu umumnya tidak lebih baik dibandingkan jari maupun iris. Juga akurasi biometrik wajah lemah terhadap proses penuaan (aging), pose, perubahan ekspresi karena emosi, maupun operasi transgender. Tidak ada biometrik yang sempurna, dan pemilihan mana yang akan dipakai tergantung pada aplikasinya. Biometrik untuk tujuan surveillance akan beda dengan absensi, KTP-el, forensik ataupun aplikasi yg lain. Harus lebih teliti memilihnya, sebagaimana bagan terlampir (Gambar terlampir berasal dari Introduction to Biometrics, Springer)

Saya jelaskan waktu itu, bahwa state-of-the-art iris recognition system, bisa mengenali seseorang yang sedang berjalan. Jadi tidak perlu menempelkan wajah ke scanner. Teknologi ini disebut Iris on the Move. Tapi sepertinya beliau agak keras kepala dan susah untuk menerima masukan orang lain. (^^;

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s