Arsip Penulis: Anto Satriyo Nugroho

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net

Memahami h-index

“h-index” adalah salah satu metrik yang sering dipakai untuk mengukur kualitas seorang peneliti. Metode ini  diusulkan oleh Jorge E. Hirsch, seorang ahli fisika di Universitas California San Diego untuk mengukur kualitas peneliti. Huruf “h” pada “h-index” berasal dari nama Hirsch. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di research | Meninggalkan komentar

Proses Bisnis Penerbitan KTP Elektronik

Sumber artikel :  http://ptik.bppt.go.id/berita-ptik/66-bisnis-proses-penerbitan-ktp-elektronik KTP Elektronik atau KTP-el merupakan program pemerintah yang didukung oleh Kementrian Dalam Negeri, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan berbagai instansi pemerintah yang lain untuk merealisasikan amanat Undang-Undang. Yang menjadi dasar hukumnya adalah Undang-Undang Administrasi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di research, Uncategorized | Meninggalkan komentar

Memahami kurva Receiver Operating Characteristics (ROC) dan Pengujian Biometrik KTP-elektronik di PTIK BPPT

Pada tulisan sebelumnya, telah dijelaskan dua tipe error biometrik : False Match (error tipe I) dan False Non Match (error tipe II). Kedua error tersebut berelasi trade-off. Ketika threshold pemadanan diset rendah, semua upaya otentikasi akan diloloskan, termasuk impostor sekalipun. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di research | Meninggalkan komentar