Arsip Kategori: coffee morning

Suatu pagi di warung nasi gandul

Tadi saat beli sarapan di nasi gandul, ada seorang kakek yang ingin mencoba nasi gandul juga. Beliau duduk di sebelah saya, melihat kaos yg saya pakai. “Eh, koq SMP 2 ?” Saya jawab, “Injih Pak. Saya dulu SMP 2”. Beliau … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di coffee morning | Meninggalkan komentar

Karakter manusia yang jadi sumber masalah

Absen memakai biometrik -adakalanya- rumit (ada ekstraksi fitur, pemadanan, standarisasi, asynchronous vs synchronous, dsb), mahal dan kadang bermasalah. Jadi teringat waktu masih awal masuk BPPT, awal 95, absen-nya sistem “ceklok”. Kartu absensi yang dimasukkan ke mesin pencetak tanggal & waktu. … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di coffee morning | Meninggalkan komentar

Sebelas tahun menunggu

Lamanya proses review paper di jurnal bervariasi. Adakalanya perlu waktu sekitar 3 bulan sejak paper dikirimkan, sampai mendapat keputusan diterima, ditolak atau diterima dengan bersyarat. Setelah dilakukan revisi, kalau lancar paper akan diterima untuk diterbitkan di jurnal tersebut. Kalau cepat, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di coffee morning | Meninggalkan komentar