Arsip Kategori: japanology

Kata yang tabu diucapkan di restoran Jepang

Di resto Jepang, Ine minta ke mbak yg melayani “Mbak,…minta cawan kecil dua, ya” (buat membagi2 makanan). Mbak-nya tak lama kemudian datang dan membawa “cawan”. “Wah, bukan ini, mbak. Yg saya maksud, untuk diisi makanan”, kata Ine. Mbak-nya langsung jawab … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Indonesiaku, japanology | Meninggalkan komentar

Kotowaza : Nagai mono ni makarero

Saat mengerjakan terjemahan, kosakata Jepang saya bertambah banyak (that’s why I loved this job !). Salah satu yang saya ketahui hari ini adalah ungkapan “Nagai mono ni makarero” ( 長いものに巻かれろ). Terhadap pihak yang lebih kuat, lebih baik mengikuti kemauannya (目上の者や勢力や権力の強い相手に対しては反抗せず、それに従ったほうが得策だという意。 … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di japanology | 2 Komentar

Koi tsubomi (kuncup cinta)

Saat menemani Tika melihat rekaman acara anak-anak NHK ada lagu yang lembut. Ah, ngiri saya. Masak sih, jaman sekarang di Indonesia nggak ada yang bisa membuat lagu indah buat anak-anak

Dipublikasi di japanology, keluarga | 2 Komentar