Setting sharing folder pada VirtualBox dengan Host OSX + Linux sebagai guest

Malam ini saya install VirtualBox versi 5.2.4 di iMac saya (OS : High Sierra, versi 10.13.1), dan kemudian install Linux Ubuntu 16.04.1 sebagai guest OS. Instalasi berjalan normal, tetapi ternyata perlu sedikit effort untuk sharing folder dari host (OSX) ke guest (Linux). Berikut rangkuman langkah yang saya lakukan :

  1. Tujuan :  sharing folder  /Users/asnugroho/Documents dari OSX host, agar bisa diakses di linux
  2. Pertama-tama, installah Guest Additions di ubuntu [1].
    sudo apt-get install virtualbox-guest-additions-iso
    Setelah instalasi selesai, akan diperoleh .iso file, dengan image  OSE edition dari  guest additions CD pada direktori berikut: /usr/share/virtualbox/VBoxGuestAdditions.iso
  3. Mount-lah  .iso file ini sebagai  CD pada virtual machine settings [2]
    mkdir /media/ISO
    mount -t iso9660 -o loop /usr/share/virtualbox/VBoxGuestAdditions.iso /media/ISO 
  4. Jalankan VBoxLinuxAdditions.run dengan cara
    cd /media/ISO
    sudo VBoxLinuxAdditions.run 
  5. Setelah selesai, tambahkan username “asnugroho” ke group vboxsf dengan cara
    sudo usermod -a -G vboxsf asnugroho 
  6. Selanjutnya, sebagaimana dijelaskan pada [3], dalam kondisi Virtual Machine powered off,  klik pada “Settings”, pilih “Shared Folders”, kemudian isikan pada “Folder Path” : /Users/asnugroho/Documents  sedangkan Folder Name dengan nama folder yang akan diakses di Guest OS (Ubuntu). Pada contoh di bawah, saya isikan “Documents”. Kemudian check pada “Auto-mount” dan “Make Permanent”.
    Screen Shot 2017-12-28 at 00.52.21Screen Shot 2017-12-28 at 01.07.19
  7. Selanjutnya klik OK, dan jalankan virtual machine.
  8. Buka terminal, dan selanjutnya kita bisa akses ke shared folder OSX, dari Ubuntu, dengan path  /media/sf_Documents
  9. Untuk mengurangi input latency, dapat dilakukan dengan mengikuti tips [4]

 

Referensi

  1. https://askubuntu.com/questions/22743/how-do-i-install-guest-additions-in-a-virtualbox-vm
  2. http://go2linux.garron.me/mounting-ISO-images-in-Linux/
  3. https://stackoverflow.com/questions/23514244/share-folders-from-the-host-mac-os-to-a-guest-linux-system-in-virtualbox
  4. https://stackoverflow.com/questions/36382079/how-can-i-reduce-input-latency-in-a-virtualbox-vm
Iklan
Dipublikasi di linux | Meninggalkan komentar

Ritual akhir tahun : merapikan file & email

Setelah mencoba berbagai cara, akhirnya saya putuskan untuk mengatur penyimpanan file di hard disk berdasarkan tahun. File di macbook air (mba) yang saya pakai untuk kerja, mondar-mandir Jakarta-Solo, saya taruh di dalam folder dengan nama “level6”. Sedangkan file yang sudah mulai jarang diakses, saya taruh dalam folder “level4” dan “level5”. Kedua folder tersebut saya simpan di hard disk eksternal. Folder level6 saat saya cek, ternyata berukuran 32.4 GB. Salah satu sub-folder di bawahnya : folder  “2017” (16.6 GB) akan dipindahkan ke level5 yang berada di PC rumah, untuk digantikan dengan folder baru “2018”. Sehingga tahun 2018 diawali dengan file data di mba saya,  maksimal 32.4-16.6 = 15.8 GB. Walaupun kapasitas storage di   mba hanya 256 GB, tapi dengan manajemen file yang baik, Insya Allah cukup untuk dipakai kerja bolak-balik Jakarta-Solo.

Screen Shot 2017-12-27 at 10.14.57

Selain itu, saya juga merapikan arsip email dalam kurun waktu 21 tahun. Email tahun ini hampir 5GB dalam 12 bulan. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada kenaikan ukuran file sekitar 17%.

Screen Shot 2017-12-27 at 17.30.31.png

Dipublikasi di catatan kerja | Meninggalkan komentar

Three Kingdoms, Fitnah, dan Hoax

Menyimak cerita Sam Kok (Three Kingdoms): menghancurkan lawan, tidak harus memakai pedang, tapi cukup menebar fitnah. Kotor tapi terbukti sangat efektif. Segala kebaikan yang dilakukan akan terhapus karena fitnah yang ditebarkan.

Itu yang dilakukan Zhuge Liang kepada Sima Yi, sehingga diturunkan dari jabatannya sbg panglima perbatasan oleh Kaisar Cao Rui (episode 85)

Dan akhirnya dibalas Sima Yi, dengan menebar fitnah sehingga Zhuge Liang bentrok dengan Li Yan, dan terpaksa menunda serangan pamungkas ke negara Wei karena dipanggil kembali ke kerajaan Shu untuk mempertanggungjawabkannya ( episode 91 )

Sam Kok adalah novel sejarah Cina, menceritakan kondisi pada abad 3 Masehi. Teknik “perang” yang bernama “fitnah” itu ada sejak ribuan tahun yll. sampai sekarang. Di zaman socmed, reinkarnasinya disebut “hoax”, yang dengan sekali “klik”, sudah tersebar ke seluruh dunia.

Dipublikasi di coffee morning | Meninggalkan komentar