Pada hari minggu kuturut ayah ke karaoke

Hari ini cuaca mendung dan cukup dingin. Suhu sekitar 14 C. Rencananya, hari ini kami akan pergi jalan-jalan ke Sakae, bersama dengan keluarga Roni. Sebelumnya, saya coba searching di internet, mencari lokasi karaoke box yang dulu pernah ke sana. Tempat itu seingat saya terbilang murah dibanding yang lain. Setelah googling sebentar, akhirnya saya temukan juga situsnya. Di sini, sistem tarifnya dihitung per 30 menit. Kalau hari minggu, tarifnya 105 yen per orang,  untuk pemakaian pada jam 11.00-19.00. Sedangkan pk.19.00-06.00 tarifnya 315 yen per 30 menit. Tarif ini memang murah, tapi ada syaratnya, yaitu tiap orang harus membeli 1 gelas minuman (teh, kopi, dsb. rata-rata 380 yen). Sebenarnya dulu Tika pernah saya ajak ke karaoke, dengan harapan dia bisa main-main teriak di depan mic. Tapi saat itu sepertinya Tika masih terlalu kecil, sehingga tidak terlalu menikmati suasananya. Entah hari ini. Semoga saja menyenangkan yah. Soalnya Oom Roni punya 2 puteri. Biasanya kalau ada temannya, Tika ikut bersemangat. 🙂
Kami berangkat dari rumah naik bus pk.12.25, dan sampai di terminal Sakae sekitar pk.12.50. Tidak berapa lama kemudian Roni sekeluarga sampai di terminal. Dari sini kami kemudian berjalan kaki ke tujuan, yaitu karaoke-kan. Setiba di sana dan dapat tempat, kami segera memilih lagu. Tetapi ternyata Tika tidak terlalu menikmati suasana itu. Mungkin penyebabnya adalah ruangan yang sempit, gelap (penerangannya pakai lampu disko), dan suasana hingar bingar. Jadi sejak awal, Tika akhirnya menempel terus ke Ine, hingga akhir.

Sebenarnya acara semacam ini menyenangkan. Tetapi sayang saya lupa mencatat lagu apa saja yang ingin dinyanyikan. Sehingga kebanyakan waktu habis untuk mengingat-ingat judul lagu, dan mencarinya di list. Total waktu di tempat tsb. 150 menit (5 x 30 menit). Setelah diperhitungkan, kira-kira per orang kenanya 850 yen.

di dalam bus dipangku ibu

Oom Roni, Tante Sus, Kennes, Fira, Ine dan Tika

Tante Sus, Kennes, Fira &IneAntoTika

Trio Bimbo (nyang ini “bimbou” beneran soalnya) nyanyi lagu “La Mere, beyond the sea”

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Pada hari minggu kuturut ayah ke karaoke

  1. Ainin Niswati berkata:

    Wah aku jadi inget ketika kita sering karaokean ….dengan Fitri, dengan Teh Iis, dengan Upi,…. Oh iyaa pernah dengan Aswan di Motoyama (arisan pertama, pake kimono) seru yaaa……. Fotonya masih mirip dan sama juga yaaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s