Tips menggabungkan pdf file memakai pdftk

Saat mengurus dokumen kerekayasaan, sering saya merasa perlu untuk menggabungkan beberapa file pdf menjadi satu. Salah satu solusinya, memakai pdftk di linux (free). Pertama-tama install terlebih dahulu pdftk. Misalnya ada dua file : file-1.pdf dan file-2.pdf cara menggabungkan kedua file tersebut adalah :

pdftk A=file-1.pdf B=file-2.pdf cat A B output hasil-1.pdf

Kemudian, misalnya kita ingin menggabungkan halaman kedua dari file-1.pdf dan halaman ke-2 dan ke-3, maka jalankan sbb.

pdftk A=file-1.pdf B=file-2.pdf cat A2 B2-3 output hasil-2.pdf

Teknik pemakaian pdftk dapat dibaca di https://www.pdflabs.com/tools/pdftk-the-pdf-toolkit/

Semoga bermanfaat.

Dipublikasi di linux | Meninggalkan komentar

Mengikuti Governing Board Meeting IAPR

Dua hari terakhir ini 13 dan 14 Januari 2021, saya dan Pak Sunu Wibirama (UGM) mengikuti Governing Board meeting International Association for Pattern Recognition (IAPR). Governing Board (GB) Meeting diselenggarakan dua tahun sekali. Kali ini selama 2 hari dihadiri sekitar 60 orang. Senang juga dalam konferensi ini, karena bisa melihat walau secara virtual, orang-orang yang selama ini saya ikuti risetnya, saya baca bukunya seperti Kevin Boyer, Arun Ross, dan peneliti yang lain. Jadwal meeting adalah sebagai berikut:

Part 1: Wednesday January 13, 2021, at 15:00-18:00 Milan time (jam 9-12 malam WIB)
Part 2: Thursday January 14, 2021, at 15:00-18:00 Milan time (jam 9-12 malam WIB)

Dalam meeting seperti ini, berbagai laporan disampaikan dan diambil suara setuju atau tidak lewat angkat tangan (raise hand). Misalnya laporan keuangan, pemilihan tempat penyelenggaraan ICPR 2024 (International Conference on Pattern Recognition) sekaligus meeting Governing Board, dsb. Untuk ICPR 2022 sudah dipilih waktu konferensi diselenggarakan di Beijing tahun 2018 yang lalu, yaitu Montreal. Sedangkan untuk 2024 ada beberapa negara yang bersaing, yaitu India, Australia, Portugal dan Singapore. Governing Board negara tsb. berusaha mencari dukungan dari rekan-rekan Governing Board yang lain agar memilih negaranya saat pengambilan suara. Kemudian tiap perwakilan negara yang mengusulkan (Governing Board) melakukan presentasi, lebih kurang 15 menit. Setelah itu dipilih oleh anggota GB. Akhirnya terpilih India (Kolkata/Calcutta) sebagai penyelenggara ICPR 2024. Selain itu, dipilih juga anggota sekretariat IAPR dan presiden dua tahun mendatang. Total sekitar 20 agenda yang disampaikan.

Governing Board Meeting berakhir pk 1 Jumat dinihari. Berarti malam ini meeting berjalan selama 4 jam, pk.21.00-01.00 (hari berikutnya).

Catatan terkait :
https://asnugroho.wordpress.com/2018/08/25/mengikuti-icpr-2018-di-beijing/

Dipublikasi di research | Meninggalkan komentar

Pusat Unggulan Iptek (PUI) Biometrik

Pusat Unggulan Iptek (PUI) atau Center of Excellence adalah program yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset dan Teknologi/BRIN (sebelumnya disebut Kementrian Ristek Dikti) untuk membina pusat litbang di Lembaga Pemerintahan Non Kementrian (LPNK) dan Lembaga Pemerintahan Kementrian (LPK). Sedangkan untuk perguruan tinggi dikoordinasikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Program PUI ini sudah berlangsung agak lama, tapi saya baru mengetahuinya saat diminta oleh Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) BPPT pada awal tahun 2017, untuk mencoba mendaftarkan PUI untuk PTIK. Jumlah PUI saat ini (13 Januari 2021) adalah 52 LPK, 50 LPNK, 7 Badan Usaha, dan 27 Perguruan Tinggi.

Catatan saya buat 6 bagian, dari A sampai F untuk mendokumentasikan upaya yang dilakukan setiap tahun sejak 2017. Catatan ini akan selalu diupdate, sekaligus sebagai dokumentasi.

Link : PUI Biometrik

Baca lebih lanjut
Dipublikasi di catatan kerja | Meninggalkan komentar