Pembentukan Indonesian Association for Pattern Recognition (INAPR)

Pada hari Kamis, 5 Oktober 2017, saya ditugaskan mengikuti teleconference antara peneliti-peneliti Pattern Recognition Indonesia dengan perwakilan International Association of Pattern Recognition (IAPR) Perancis. Rapat  diselenggarakan di Institut Français d’Indonésie (IFI) Kedutaan Besar Perancis dari pk.13.30 dan berakhir sekitar pk. 15.00. Rapat tersebut dihadiri sekitar 15 orang dari peneliti di institusi-institusi Indonesia (Bina Nusantara University, BPPT, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, dan Kalbis Institute.), Bp. Adhi Indra Hermanu (Kasubdit Riset Dasar Kemenristekdikti), perwakilan IFI, Kedubes Perancis,  dan 2 pejabat IAPR Perancis (Jean-Marc Ogier, Luc Brun). Dari yang hadir pada tanggal 5 yll, hanya sekitar 4 orang yang hadir pada pertemuan sebelumnya. Oleh karena itu, Jean-Marc Ogier mengawali pertemuan dengan menjelaskan secara ringkas tujuan pembentukan perwakilan Indonesia di IAPR.  Untuk pembentukan tersebut diperlukan susunan pengurus inti dan anggota, setidaknya 25 orang. Rapat dilanjutkan secara internal untuk memilih pengurus.  Terpilih sebagai pengurus pada saat itu

22196197_10154622558566601_7779504041925432163_n

  • President: Dr. Anto Satriyo Nugroho, Agency for the Assessment and Application of Technology (no.3 dari kiri)
  • Vice-President: Harco Leslie Hendric Spits Warnars, Ph.D, Bina Nusantara University (no.4 dari kiri)
  • Secretary: Dr. Suryadiputra Liawatimena, Bina Nusantara University (no.2 dari kanan)
  • Vice Secretary: Yulius Denny Prabowo, S.T., M.T.I., Kalbis Institute (paling kanan)
  • Treasurer: Dessi Puji Lestari, ST., M.Eng., Ph.D, Bandung Institute of Technology (no.2 dari kiri)
  • Vice Treasurer: Dr. Setiawan Hadi, M.Sc.CS., Padjadjaran University (paling kiri)
  • Board Member: Prof. Dr.Eng. Drs. Benyamin Kusumoputro, M.Eng., University of Indonesia

Segera setelah pertemuan selesai, diteruskan dengan membuat group what’s app, facebook dan mailing list untuk menjembatani komunikasi di antara anggota.

Pada hari Minggu ini saya coba untuk memotret sebaran peminatan anggota (yang sudah mengisi database), dengan mengikuti kategori yang tertulis di bagian Technical Committee IAPR (http://iapr.org/committees/committees.php?id=6)

Potret sementara adalah sebagaimana gambar di bawah, yang akan terus diupdate scr iteratif untuk mengetahui sebaran peminatan pattern recognition di Indonesia.

Screen Shot 2017-10-08 at 9.47.16 AM
Screen Shot 2017-10-08 at 9.45.05 AM

related articles:

  1. http://www.ifi-id.com/jakarta/pembentukan-international-association-pattern-recognition-iapr-indonesia
  2. https://www.kompasiana.com/dinamars/59e309e0ef2a6532d8697e22/indonesia-menjadi-anggota-iapr-peneliti-mari-berkarya
Iklan
Dipublikasi di research | Meninggalkan komentar

Cuti bersama dan Libur Nasional 2018

Hari ini saya menerima file salinan SKB CUTI BERSAMA 2018. Tabel yang mencantumkan hari libur dan cuti bersama saya crop dan tampilkan sebagai berikut:

Screen Shot 2017-10-04 at 7.50.29 AM

Satu yang saya perhatikan adalah kapan cuti bersama terkait Idul Fitri. Ternyata terkait lebaran, liburan akan berlangsung seminggu, dimulai dari hari Rabu (13) dan berakhir hari Selasa (19).

Screen Shot 2017-10-04 at 8.06.31 AM

Alhamdulillah, berarti waktu saya memesan tiket mudik yll. tidak terlalu salah. Waktu itu, saya memilih berangkat tanggal 14 sekitar pk. 5, karena perkiraan saya cuti bersama akan diletakkan setelah lebaran. Ternyata cuti bersama tahun depan dibagi dua : sebelum dan sesudah.  Artinya saya hanya sehari saja menghabiskan liburan di Jakarta (13 Juni 2018).

 

Dipublikasi di coffee morning, Indonesiaku | Meninggalkan komentar

Hasil penilaian Pengajuan Angka Kredit Jalur Fungsional 2017

Screen Shot 2017-10-03 at 9.59.00 PMHari ini saya mendapat kabar kalau pengajuan PAK (Penilaian Angka Kredit) Jalur Fungsional Perekayasa sudah selesai dinilai dan diumumkan. Bulan April yang lalu saya mengajukan 80.233 AK (Angka Kredit). Kebutuhan untuk naik ke IV-b, sebenarnya tinggal 62.172 (12 dari pengembangan profesi, dan selebihnya dari kegiatan kerekayasaan). Ternyata dari nilai tersebut, yang diterima adalah 47.037 atau 59% dari pengajuan. Acceptance rate ini hampir sama dengan pengajuan tahun lalu. Tahun lalu saya mengajukan 248.957 dan diterima hanya 125.859 (51%).

Screen Shot 2017-10-03 at 10.15.18 PM

Tahun ini, dengan bertambahnya 47.037 poin, kebutuhan untuk naik ke IV-b adalah 21.885 AK, dengan rincian : 5.4 AK dari pengembangan profesi, dan sisanya (16.485) dari kegiatan kerekayasaan.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, yang menjadi ganjalan adalah alasan pemotongannya tidak jelas. Kalau untuk kegiatan kerekayasaan, karena dokumen yang diajukan sifatnya laporan internal (technical document, technical reports, technical notes, decision sheet, presentation material, instruction sheet dsb) memang subjektifitas penilai bisa saja berperan. Tetapi kalau “pengembangan profesi”, saya tidak faham, mengapa dari 13.75 yang saya ajukan hanya diloloskan 6.6. Padahal mestinya tidak ada alasan untuk mengurangi, karena semua berbasis publikasi paper. Mungkin saja alasan penilai adalah agar tidak cepat-cepat naik pangkat tiap tahun. Tahun yang lalu saya baru saja naik ke IV-a. Lazimnya sih kenaikan pangkat 2 tahun sekali. Kalau kenaikan fungsional sih mestinya setahun sekalipun bisa, tapi mungkin saja penilai belum setuju kalau saya naik lagi tahun ini (kalau pengajuan saya yang 80.233 AK diterima, otomatis fungsional saya naik ke IV-b).

Tapi ya sudahlah, bagi saya menulis paper, menulis artikel, sharing adalah passion, hobby saya. Tidak mendapatkan penilaian yang layak sekalipun tidak akan mengurangi minat saya untuk belajar dan menulis. Menulis paper bukan sekedar untuk mencari KUM atau mengejar kenaikan pangkat.
Setidaknya saya lega. Baru pertama kali ini saya mengajukan kegiatan dalam jangka waktu setahun. Sebelumnya kadang akumulasi 3-4 tahun, sehingga kualitasnya kurang bagus. Insya Allah tahun depan dicoba lagi. Gambarimashou !

 

Dipublikasi di catatan kerja, coffee morning | Meninggalkan komentar