Cara Konfigurasi Mail Client Software

Layanan email berbasis web seperti yahoo, google  telah memanjakan kita selama bertahun-tahun, sehingga kita terbiasa membaca email lewat web browser dan banyak yang tidak mengetahui lagi cara memakai mail client software seperti Thunderbird, Outlook Express, Al-Mail, Sylpheed dan berbagai software lain. Mengakses email lewat web browser memang praktis, tetapi ada juga beberapa kelemahannya antara lain sbb.

  1. Sangat tergantung pada koneksi internet. Kalau anda bekerja di area yang koneksi internet-nya lancar, membaca email lewat web tidak akan jadi masalah.  Akan tetapi, jika pekerjaan mengharuskan anda untuk berpindah dari satu daerah ke daerah yang lain, yang kadangkala akses internetnya sulit/tidak ada, anda tidak akan dapat membaca arsip email, yang kadang diperlukan dalam melakukan pekerjaan tersebut.
  2. Beberapa layanan email di kantor/perusahaan juga berbasis web (misalnya di bppt yang memakai zimbra).  Karena kuotanya relatif terbatas, kalau mailbox di server terlanjur penuh, anda tidak akan dapat menerima email lagi. Agar dapat menerima email lagi, email lama harus dihapus/dikosongkan, padahal ada kalanya email lama tersebut penting.

Dari alasan-alasan di atas, jelas bahwa menyimpan email di mail server memiliki beberapa kendala. Hal ini dapat diatasi dengan memindahkan email anda di local PC (laptop, desktop dsb), bukan di email server. Dengan begitu, mailbox anda di server tidak akan penuh karena selalu didownload (disedot) ke PC anda. Hal ini dapat dilakukan dengan menginstall dan setting mail client software di laptop/PC anda, misalnya memakai Thunderbird, Outlook Express, Sylpheed dan berbagai software yang lain. Keuntungan yang diperoleh adalah

  1. Semua email dapat disimpan di PC anda (laptop, desktop, dsb), sehingga bisa dibaca dimana saja anda berada, tanpa harus melakukan koneksi ke internet.
  2. Mailbox di server dapat dikosongkan, sehingga tidak akan terkena kuota maksimal menyimpan email di server. Tetapi ada juga opsi untuk meninggalkan copy email itu di server, sehingga anda bisa juga membaca lewat internet.
  3. Anda bisa melakukan setting filter di mail client (thunderbird misalnya) agar email yang diterima dimasukkan ke folder-folder yang sudah diberi nama/label, sehingga email dapat terorganisir dengan rapi
  4. Anda dapat mengeksport email yang terarsip di mail client software tertentu, untuk kemudian disimpan backup-nya di external hard disk, CD, DVD, dan berbagai media penyimpanan yang lain.
  5. Anda dapat juga mengimport email yang sudah dieksport pada tahap 4 di atas ke mail client software yang berbeda (dari Thunderbird ke Outlook Express misalnya), atau sama-sama Thunderbird  tetapi lintas Operating System (misalnya arsip email yang semula berada di Windows, ingin dibaca juga di Linux)

Cara konfigurasi Thunderbird

Berikut ini dijelaskan tahap demi tahap konfigurasi thunderbird. Proses instalasi tidak dijelaskan dalam tulisan ini.

  1. Jalankan Thunderbird

  2. Kalau anda memakai thunderbird yang terinstall di Linux, maka klik “Edit” pada menu, dan selanjutnya klik “Account Settings”. Tetapi jika anda memakai thunderbird yang terinstall di Windows, maka klik “Tools” pada menu, dan selanjutnya klik “Account Settings”.

  3. Klik pada “Account Actions”  dan pilih “Add Mail Account”

  4. Anda akan mendapatkan window “Mail Account Setup”. Isikan nama, email address dan password. Selanjutnya klik button “Continue”.  Thunderbird akan melihat secara otomatis konfigurasi yang diberikan oleh server, dan akan mengisikan username, incoming server (POP atau IMAP), dan outgoing server, serta port-nya. Terakhir click “Create Account”.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di internet. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Cara Konfigurasi Mail Client Software

  1. Cahya berkata:

    Saya sudah sejak dulu menggunakan Thunderbird, kadang permasalahannya adalah ada ISP yang tidak mengizinkan pengiriman data (misalnya SMTP) melalui porta tertentu 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s